Proses Pencairan BLT Rp 600 Ribu Melalui Bank Swasta

Dana BLT Pekerja 

Pada pekan ini pemerintah akan kembali mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu kepada pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta. Dalam pencairan BLT tahap kedua ini, akan ada 3 juta pekerja yang nomor rekeningnya akan ditransfer BLT sebesar Rp 1,2 juta.

Menaker Ida Fauziyah meminta kepada seluruh pekerja untuk bersabar karena proses pencairan ini akan dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, pencairan BLT Rp 600 ribu pada tahap pertama yaitu pada bulan September – Oktober dengan total 15,7 juta penerima. Dan akan ditargetkan selesai paling lambat pada akhir September 2020.

Pencairan BLT Rp 600 ribu pekan ini akan menambah jumlah pekerja yang menerima BLT menjadi 3 juta pekerja. Karena sebelumnya ada sebanyak 2,5 juta pekerja yang mendapatkan BLT. Dengan total dana yang diterima yaitu sebesar Rp 1,2 juta per pekerja.

Tahap pertama pencairan BLT sebelumnya para penerima merupakan pekerja yang memiliki rekening bank BUMN yaitu Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, dan Bank BTN. Dan untuk pencairan tahap kedua pekan ini belum diketahui pastinya rekening bank apa saja yang akan mendapatkan BLT.

Di dalam proses pencairan BLT Rp 600 ribu, bagi pekerja yang memiliki nomor rekening bank swasta proses pencairannya akan lebih lambat. Hal ini dikarenakan proses transfer bank untuk BLT dari pemerintah dilakukan melalui bank BUMN.

Proses Pencairan Dana BLT Bank Swasta

Jika nomor rekening peserta adalah bank swasta seperti BCA, Danamon, CIMB Niaga, OCBC NISP, Maybank, dan Panin Bank akan memakan waktu proses pencairannya selambat – lambatnya satu hingga dua hari.

Karena, bank pemerintah akan terlebih dulu mentransfer dana BLT ke rekening penerima di bank swasta. Bank non – pemerintah akan memakan waktu maksimal satu sampai dua hari karena adanya proses pindah bank (transfer antar-bank).

Penerima BLT Rp 600 ribu dari pemerintah juga harus dipastikan adalah pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta per bulan. Selain itu juga pekerja juga harus terdaftar aktif sebagai peserta dari BPJS Ketenagakerjaan.

READ  4 Syarat Boleh Berpergian Saat Mudik Dilarang

Masyarakat dapat mengecek apakah terdaftar sebagai peserta BPSJ Ketenagakerjaan melalui beberapa metode. Untuk mengecek status kepesertaan dan saldo dapat dilakukan melalui laman sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Dan bila belum terdaftar bisa melakuka registrasi mandiri dengan cara mendaftar melalui via website sso.bpjsketenagakerjaan.go.id. melakukan registrasi dengan mengisi formulir sesuai dengan data diri dari nomor KJP, nama, tanggal lahir, nomor e-KTP, nama ibu kandung, dan yang terakhir nomor ponsel dan juga email.

Sementara, untuk mengecek kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui website resmi https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/. Lalu, juga dapat mengecek melalui aplikasi BPJSTK Mobile yang tersedia di iOS, Android dan Blackberry. Dan yang terakhir dengan cara datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Comments are closed.