Cara Riset dengan Google Keyword Planner

Kali ini , bakal ada informasi yang sangat menarik yaitu  Cara Riset dengan Google Keyword Planner. Riset keywords merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan dalam proses optimasi SEO. bagaimana sih cara riset keywords menggunakan Google Keyword Planner. Google Keyword Planner sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tools riset keyword lainnya.

Beberapa fungsi utama dari Google Keyword Planner diantaranya:

  1. Menganalisis volume pencarian keyword bulanan.
  2. Tingkat kompetisi keyword.
  3. Saran kata kunci.
  4. harga memasang iklan di Google AdWords.

Nah, gimana sih sebenarnya cara riset keyword dengan menggunakan Google Keyword Planner?

Berikut ini panduannya:

  • Daftar Google Keyword Planner.
  • Skip Google AdWords.
  • Konfirmasi Email.

Kamu hanya perlu memastikan informasi di halaman ini sudah sesuai semua. Kemudian klik Save dan Continue. Setelah itu, Kamu bisa memulai menggunakan Google Keyword Planner.

Cara Menggunakan Google Keyword Planner sangat simple. Dengan melakukan konfirmasi email di atas, Kamu otomatis diarahkan ke dashboard Google Ads. Untuk menggunakan Google Keyword Planner, klik menu Tools di pojok kanan atas lalu pilih Keyword Planner. Nah, Google Keyword Planner memiliki dua fitur utama,yaitu Find Keywords dan Get Search Volume and Forecast.

 

  1. Find Keyword.

Find Keywords di Google Keyword Planner akan membantu Kamu untuk menemukan saran kata kunci yang berhubungan dengan kata kunci yang Kamu cari. Misalnya, Kamu mengetikkan kata kunci “jaket denim” dan Google Keyword Planner akan menyediakan berbagai kata kunci seperti jaket jeans, jaket denim, jaket jeans pria, jaket jeans wanita, dan jaket levis pria.

  1. Get Search Volume and Forecast.

Fitur kedua adalah Get Search Volume and Forecast. Sama dengan namanya: Forecast fitur ini fungsinya adalah memberikan perkiraan. Dengan menggunakan fitur ini, Kamu bisa mendapatkan data seperti perkiraan klik, impression, dan Click Through Rate (CTR). Setelah kita tahu bagaimana fungsi dan cara menggunakan keyword planner, aku bakalan kasih tips gimana cara menggunakannya

  1. Curi Kata Kunci dari Kompetitor. Kamu bisa memasukkan kata kunci atau alamat website. Bukan alamat website Kamu saja di kolom pencarian tersebut, Kamu juga bisa memasukkan alamat website kompetitor. Dengan begitu, Kamu bisa melihat kata kunci apa yang digunakan oleh kompetitor Kamu.
  2. Filter Kata Kunci Misal Kamu ingin mempersempit kata kunci pencarian, Kamu bisa menambahkan filter. Kamu bisa menambahkan filter kata kunci berdasarkan tingkat kompetisi sehingga hasil riset yang muncul adalah yang sesuai dengan tingkat kompetisi yang Kamu pilih. Kamu juga bisa menambahkan filter untuk pengecualian kata kunci yang mengandung konten yang tidak Kamu inginkan. Klik filter, lalu pilih Keyword Text dan pilih “does not contain”. Setelah itu, ketik kata yang ingin Kamu jadikan pengecualian. Selain dua filter di atas, Google Keyword Planner juga menyediakan filter lain, yaitu berdasarkan ad impression share, pengecualian konten dewasa, hingga organic impression share.
READ  Contoh Produk Digital yang Banyak Dibutuhkan

 

  1. Temukan Kata Kunci Potensial.

Ada cara mudah untuk mengetahui keyword mana yang berpotensi untuk menghasilkan uang atau conversion. Caranya adalah dengan melihat kata kunci dengan Top of Page Bid atau high range yang tertinggi. Perkiraan harga tersebut kan untuk Google AdWords, apa gunanya bagi Kamu yang tidak menggunakan Google AdWords? Logikanya adalah jika orang-orang memasang harga tinggi untuk sebuah kata kunci Artinya, kata kunci tersebut berharga dan berpotensi mendapatkan banyak klik

  1. Persempit Jangkauan Lokasi.

Jika Kamu menjalankan bisnis yang mengandalkan toko fisik, fitur ini sangat berguna untuk Kamu. Dapat mempersempit riset keyword Kamu ke kota tertentu atau provinsi tertentu.

Caranya adalah sebagai berikut:

  • Buka fitur Get Search Volume and Forecast.
  • Masukkan kata kunci, lalu klik location.
  • Ketik kota atau provinsi yang ingin Kamu targetkan.
  • Setelah itu Google Keyword Planner akan memberikan data berdasarkan lokasi tersebut.
  1. Dapatkan Informasi Perangkat yang Digunakan Pencari. Google Keyword Planner juga memungkinkan Kamu untuk melihat perangkat apa yang digunakan ketika melakukan pencarian di Google. Untuk melihatnya, masuk ke fitur Get Search Volume and Forecast. Ketik kata kunci yang Kamu inginkan. Setelah itu, di menu sidebar Kamu akan menemukan pilihan Plan Overview. Klik menu tersebut, dan Kamu akan mendapatkan ringkasan hasil riset kata kunci termasuk perangkat apa yang digunakan oleh pencari.

 

 

  1. Gunakan Google Trends untuk Mendapatkan Data Real Time. Tool yang aku gunakan di tips ini adalah Google Trends. Google Trends akan membantu untuk mendapatkan data perbandingan beberapa kata kunci secara real time.
  • Buka Google Trends, lalu pilih lokasi.
  • Pastikan untuk memilih lokasi target audience Kamu. Di contoh ini, aku memilih lokasi Indonesia.
  • Ketik kata kunci yang ingin Kamu riset.
  • Bisa memasukkan maksimal lima kata kunci secara bersamaan dan Google Trends akan memberikan perbandingannya seperti ini.Selain itu, Kamu bisa mengatur volume pencarian berdasarkan periode waktu tertentu sesuai kebutuhan. Kamu juga bisa mengatur volume pencarian dalam satu hari terakhir, seminggu terakhir, sebulan terakhir, hingga lima tahun terakhir.
READ  Contoh Produk Digital yang Banyak Dibutuhkan

Tadi adalah beberapa cara dan fungsi bagaimana kalian mengoperasikan Google Keyword Planner. Silahkan mencoba. jika kamu ingin membuat website kami sarankan di jasa pembuatan website jogja

 

Comments are closed.